Minggu, 05 Desember 2010

Webpreneur, Bisnis Besar Berikutnya

KOMPAS.com - Setelah booming bisnis waralaba yang berlangsung sejak 10 tahun yang lalu, bisnis apa lagi yang berpeluang menjadi besar? Herman Kwok, Marketing Advisor KASKUS mengatakan, webpreneur atau kewirausahaan di bidang digital akan menjadi bisnis besar beriktnya.
Herman mengungkapkan alasannya. Ia mengatakan,"Saat ini, kita memiliki potensi yang besar di bidang webpreneur itu. Saya pernah keliling di daerah dan menemukan banyak potensi dalam bidang digital. Banyak yang memiliki konsep yang bagus dan tak terpikirkan oleh kebanyakan orang."
Di samping itu, Herman juga mengungkapkan bahwa bisnis digital ini juga memiliki kekuatan karena senafas dengan jiwa generasi muda yang mendominasi populasi Indonesia. Dunia digital penguasaan informasi, kecepatan, kedinamisan dan kreatifitas dan umumnya dimiliki anak muda.
Memulai menjadikan bisnis digital sebagai hal besar, menurut Herman, sudah bisa dilakukan mulai saat ini. "Infrastruktur di Indonesia sudah bagus. Jasa warnet dan WiFI sekarang juga sudah banyak. Di Yogyakarta misalnya, sewa warnet 5000 rupiah per jam sudah mampu mendapatkan akses yang cepat," jelas Herman.
Untuk menjadikan bisnis digital ini besar, menurut Herman, yang perlu dilakukan sekarang adalah membuat bisnis digital ini menjadi booming dahulu, seperti yang terjadi dalam bisnis waralaba. Caranya dengan membuat ajang dimana orang-orang yang bermain di bidang tersebut bisa berkumpul, sharing dan mengajak pemain baru.
"Ajang tersebut memiliki beberapa tujuan. Pertama, bisa mengajak orang yang tadinya belum masuk ke dunia bisnis ini untuk menjadi baru. Kemudian, jika orang sudah terkumpul dan terbentuk komunitasnya, orang bisa sharing satu sama lain," jelas Herman.
Ajang seperti seminar "The Next Big Thing : Invesment in Indonesian Digital Market" yang diadakan di Kempinski Ballroom Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (5/11/2010), menurut Herman, bisa menjadi salah satu ajang tersebut.
"Lewat acara-acara seminar dan kompetisi, pelaku bisnis digital bisa bertemu dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam bisnisnya, seperti para investor yang bisa memberi bantuan dana," papar Herman yang juga menjadi Comitee Chairman SparxUp 2010.
Jika hal tersebut mampu dimanfaatkan, maka kesuksesan bisnis digital tinggal tergantung pada mindset pelakunya, kemauan untuk membangun bisnisnya.

Sumber : Kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar