Tampilkan postingan dengan label Tips Enterpreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Enterpreneur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juli 2011

Selling by Email

Anda  yang account email, barangkali tidak asing dengan penawaran produk atau jasa yang dikirim seseorang yang tidak kita kenal sebelumnya. Sebagian besar dari kita sangat jengkel dengan penawaran-penawaran model begitu. Apalagi jika penawaran semacam itu terjadi berulang-ulang, baik dari orang yang sama atau berbeda. Kita harus mendelete email-email tersebut. Kita dibuat repot olehnya.
Dengan pengalaman seperti itu,  seandainya kita akan menawarkan suatu produk, kita jadi ragu-ragu untuk menawarkannya melalui email. Kita khawatir jika respon penerima email sama seperti sikap kita saat menerima email penawaran. Artinya, kita berasumsi bahwa penawaran melalui email memang sangat efisien, tetapi tidak akan efektif. Kecuali kalau kita lakukan kepada orang yang memang sudah kita kenal.
Sebagai seorang enterpreneur,kesimpulan semacam itu pasti merugikan diri kita sendiri. Betapa tidak? Karena dengan berasumsi seperti itu, kita sama dengan membuang sarana promosi yang nyaris gratis. Dan jika dilakukan dengan baik, sangat efektif. Berikut ini ada contoh tentang penawaran melalui email yang ditulis oleh Joe Vitale dalam bukunya ‘Buying Trance’. Berikut tulisanya :

Sabtu, 12 Februari 2011

Membangun Mindset Wirausaha

Dari pengamatan penulis, selama ini banyak terjadi kesalahan persepsi mengenai kemampuan wirausaha ini. Sebagian orang beranggapan yang dinamakan kemampuan berwira-usaha adalah mampu memproduksi komoditas tertentu; atau memiliki kemampuan memasarkan produk; dan yang lain beranggapan bahwa seseorang dikatakan memiliki kemampuan berwira-usaha jika ia mampu mengelola usaha secara mandiri. Akibatnya, sering terjadi kekeliruan di dalam mengembangkan kemampuan wira-usaha ini. Misalkan, untuk memulai berwira-usaha, mereka langsung belajar membuat produk tertentu, mengikuti kursus-kursus pemasaran atau mengikuti pelatihan-pelatihan pengelolaan usaha.

Orang-orang yang beranggapan seperti itu seringkali kali menuai kekecewaan setelah beberapa saat memulai wira-usaha. Mengapa ?